Senin, 22 Mar 2021, 17:44:29 WIB, 211 View Pengelola, Kategori : TEKNOLOGI

Saat ini, Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan menjadi bahan diskusi paling populer yang banyak dibahas di kalangan teknologi dan bisnis. Banyak ahli dan analisis industri berpendapat bahwa AI adalah teknologi masa depan.

Pasalnya, AI merupakan “mesin” yang mampu melakukan berbagai hal yang membutuhkan kecerdasan ketika manusia melakukannya. Mesin AI ini mampu memahami bahasa manusia secara natural, mengenali wajah dalam foto, mengemudikan kendaraan, atau menerka buku apa yang kita mungkin sukai berdasarkan buku-buku yang telah dibaca sebelumnya. Berbeda dengan robot pabrik yang terus menerus melakukan hal yang berulang seperti mengemas suatu produk, AI membuka kemungkinan untuk menyelesaikan suatu tugas setelah melakukan pembelajaran lewat proses trial and error. Singkatnya, dengan AI bisa dihasilkan teknologi-teknologi untuk pengembangan intelijen mesin, yang memiliki pola berpikir dan bekerja seperti manusia. Misalnya, pengenalan suara, pemecahan masalah, pembelajaran, dan perencanaan.

Tak hanya smartphone, industri otomotif juga mengadopsi teknologi AI. Tesla adalah mobil canggih yang bisa mengemudi sendiri. Di industri musik ada Pandora yang mampu menganalisa 400 karakter musik. Untuk meningkatkan layanan pelanggan perusahaan, ada Cogito sebagai teknologi panggilan suara, sekaligus menganalisis suara manusia dan memberikan panduan untuk memberikan pelayanan maksimal. Masih terkait dengan peningkatan layanan pelanggan, juga ada Boxever sebagai pembelajaran mesin untuk meningkatkan pengalaman pelanggan dalam industri perjalanan dan menyampaikan momen mikro atau pengalaman yang dapat memuaskan pelanggan.

Dan, untuk teknologi layanan suara guna meningkatkan layanan pelanggan ini Amazon telah menciptakan produk revolusioner Alexa. Produk layanan suara Alexa ini dapat membantu Anda mencari informasi di web, mengatur janji, berbelanja, mengontrol lampu, switch, termostat, menjawab pertanyaan, membaca audiobook, melaporkan lalu lintas dan cuaca, memberikan info tentang bisnis lokal. Termasuk, memberikan skor dan jadwal olahraga, dan sebagainya.

Tentunya masih banyak contoh produk atau solusi yang dihasilkan dengan mengadopsi teknologi AI. Misalnya, layanan content-on-demand Netflix, Nest Learning Thermostat, flying drones, chatbots, dan masih banyak lagi.

Sebenarnya, di dunia teknologi, AI ini bukanlah sesuatu yang baru. Konon, AI sudah mulai diciptakan manusia sejak abad ke-17 oleh para ilmuwan matematika dunia. Namun dorongan untuk mempelajari lebih jauh tentang sistem kecerdasan buatan ini terjadi di era tahun 1950-an. Ini seiring dengan dimulainya pengembangan komputer elektronik dan stored program di era tahun sebelumnya.

Salah satu dampak terbesar yang terasa dari adanya teknologi AI adalah di tempat kerja. Teknologi AI berhasil meningkatkan produktivitas di kantor secara drastis. Dari mulai pengelolaan workflow hingga prediksi tren, dan bahkan mempengaruhi keputusan sebuah brand untuk membeli iklan. AI benar-benar mengubah cara manusia untuk melakukan bisnis.

Selain dapat meningkatkan efisiensi di dalam perusahaan, AI juga dapat meminimalisir kesalahan yang kemungkinan akan terjadi. AI dapat mendeteksi sebuah pola yang tidak wajar, seperti email penipuan, dan langsung mengirimkan peringatan tentang aktivitas yang mencurigakan tersebut. Lebih lanjut, AI juga dapat “dilatih” untuk meneliti calon pembeli tentang preferensi belanja mereka dari pola unik yang mereka miliki.

Masih banyak potensi untuk pengembangan AI yang menjadikannya sangat dibutuhkan di masa depan. Pada akhir dekade ini, mungkin penggunaan AI sudah menjadi umum di lingkungan sekitar kita: mobil tanpa pengemudi, ramalan cuaca yang sangat akurat, atau bahkan robot. Sebuah robot yang dirancang khusus untuk mendeteksi adanya potensi terorisme atau robot yang menggantikan fungsi astronot? Kini hal tersebut bukan mimpi lagi dengan adanya AI.

AI juga memiliki dampak yang sangat luar biasa di bidang kesehatan dengan kemampuannya untuk menganalisis data pasien, yang memungkinkan upaya pencegahan dan pengobatan secara lebih tepat.



Tips agar Tubuh Tetap Sehat Saat Puasa Ramadhan
Selasa, 27 Apr 2021, 15:24:50 WIB, Dibaca : 63 Kali
Teknologi Komputing dalam Data Warehouse
Kamis, 15 Apr 2021, 15:53:30 WIB, Dibaca : 114 Kali
Artificial Intelegent
Senin, 22 Mar 2021, 17:44:29 WIB, Dibaca : 211 Kali

Tuliskan Komentar


Copyright @ 2019 PT. Cyber Network Indonesia