NAP | Internet Services Provider | SISKOMDAT | JARTUP

Pengertian Colocation dan Contohnya

Category : Portofolio

Apakah perusahaan yang Anda jalankan termasuk perusahaan yang didedikasikan untuk teknologi informasi (TI) atau bahkan perusahaan Anda yang membutuhkan bantuan dan layanan teknologi pihak ketiga yang lebih memahami tentang TI? Ya, di dunia TI, tentu saja, Anda akan mudah menemukan istilah seperti server, hosting, pusat data, komputasi awan, dan penempatan. Ya, penempatan. Pernahkah Anda mendengarnya? Jadi, apa itu penempatan? Dan apa fungsi untuk Anda dan bisnis yang sedang berjalan? Mari kita simak penjelasan tentang penempatan di review artikel berikut ini.

Colocation adalah tempat / rak untuk menempatkan atau menempatkan server di pusat data. Biasanya, pusat data ini adalah pusat data pihak ketiga yang tidak dikelola dengan sendirinya. Colocation juga dapat berarti mempercayakan keamanan server dan juga dapat mendukung satu / beberapa perangkat keras server pada pusat data pihak ketiga. Jadi, pada dasarnya, colocation ini menggunakan layanan pihak ketiga untuk mengurus pemeliharaan semua sistem dan perangkat keras server. Keuntungannya adalah Anda dapat menerima laporan atau merusak laporan secepat mungkin, memungkinkan Anda untuk segera menyiapkan rencana cadangan atau mengganti perangkat keras untuk server yang rusak. Dengan demikian, dampak pada kemungkinan downtime juga berkurang.

Pihak ketiga ini bisa menjadi semacam perpanjangan dari tim TI Anda yang akan selalu siap dan bertindak cepat jika ada kendala. Anda tidak perlu lagi memikirkan layanan pencegahan atau perawatan material. Sebagai penyedia layanan colocation, tugas utama pihak ketiga adalah mengendalikan dan memantau server di pusat data mereka. Namun, pihak ketiga tidak akan bertanggung jawab untuk mengganti perangkat keras. Penggantian peralatan yang rusak karenanya menjadi tanggung jawab perusahaan yang memiliki perangkat keras server.

Fakta mempercayakan server ke pusat data colocation pihak ketiga memang lebih menguntungkan daripada mengelola server dan pusat data itu sendiri. Namun, jika Anda memiliki tim IT profesional yang tersedia 24/7 untuk mengendalikan dan memantau pusat data, Anda tidak memerlukan layanan colocation. Namun, mengingat banyak manfaat yang akan diterima jika layanan colocation digunakan oleh pihak ketiga, tidak perlu menghabiskan anggaran ekstra untuk membangun pusat data, melainkan untuk hanya menyewa teman sekamar.

Ada banyak contoh colocation, saat ini di Indonesia, banyak perusahaan IT menyediakan layanan penyewaan rak atau colocation. Tetapi Anda harus memperhatikan keamanan pusat data. Sudahkah ia memenuhi semua kriteria standar untuk pusat data bebas bencana, siap mendukung 24×7, dan layanan penting lainnya? Layanan IT benar-benar dapat diandalkan dan dapat dipercaya. Layanan colocation biasanya dibutuhkan oleh bisnis di berbagai bidang, pengelola situs web, pemrogram, dan agensi lain yang membutuhkan banyak data dan layanan manajemen. Contoh konkretnya adalah di sektor perbankan.

Share This :

Awas Ada Malware yang Bisa Rekam Layar Di Situs Porno

Category : Portofolio

Peneliti keamanan ESET baru-baru ini menemukan malware yang menyebar melalui email. Malware ini dapat merekam aktivitas layar korban saat membuka situs porno.

Malware ini disebut Varenyky. Keahlian utamanya adalah mencuri kata sandi dan informasi keuangan dari korban. Namun di atas itu, malware ini juga dapat merekam aktivitas yang ditampilkan di layar korban ketika membuka situs porno.

Varenyky menyebar melalui email yang tampak seperti email resmi berisi tagihan telepon. E-mail ini juga berisi dokumen yang tampaknya telah dipindai dan diamankan oleh Microsoft - bahkan jika tidak.

Jika dokumen ini dibuka oleh korban, malware ini akan aktif dan akan menjalankan makro di Word. Setelah diaktifkan, makro akan memungkinkan malware untuk mengunduh file tambahan di Internet yang diperlukan untuk mencuri kata sandi, serta berbagai kegiatan lainnya, termasuk merekam aktivitas korban di layar dan webcam mereka.

Suka Buka Situs Porno? Awas Ada Malware yang Bisa Rekam Layar

"Secara umum, konten tekstual dari email, nama dokumen dan konten yang dilindungi dalam email menyerupai faktur asli dan meyakinkan korban untuk membukanya. dokumen yang sangat bagus dan sangat meyakinkan, "tulis ESET.

Setelah Varenyky aktif dan telah merekam layar korban, email dikirim ke korban. Dalam email tersebut, korban akan dipaksa untuk membayar sejumlah uang dengan ancaman rekaman video dan sekuens webcam akan didistribusikan. Mode ini sering disebut sextorsion.

Apakah Anda suka membuka situs porno? Waspadalah terhadap malware yang dapat merekam Tangkapan layar: Doc. ESET

Untuk saat ini, target Varenyky adalah konsumen Orange SA ISP di Perancis. Tetapi peneliti keamanan percaya bahwa malware ini dapat digunakan untuk menyerang target pengguna ISP lainnya.

Menurut Bruce P. Burrell dari ESET, malware jenis ini bukanlah ancaman serius. Bahkan, peralatan yang dibutuhkan untuk melakukan semua ini, atau perangkat scam sextorion, dapat dibeli dengan mudah di Web gelap, seperti yang dilaporkan dalam The Next Web, Minggu (25/8/2019).

Dan menurut Burrell, saat ini tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa ada korban Varenyky. Namun demikian, malware ini dapat mencuri kata sandi dan informasi keuangan, dan menyebar ke daftar kontak korban.

Untuk menghindari jenis penipuan ini, ESET merekomendasikan agar pengguna rajin memperbarui sistem operasi dan perangkat lunak antivirus mereka. Yang paling penting adalah berhati-hati saat membuka lampiran atau mengunduh file yang tidak diketahui asalnya.

Share This :